Saturday, January 15, 2011

puisi 2

Assalamualikum Wr, Wb

Pertama –tama kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allos SWT yang telah memberikan karunia-Nya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan berbahagia di kampus …….yang megah ini.

Dan semoga sholawat serta salam senantiasa ercurahkan kepada Nabi besar Muhammad Saw beserta keluarnyanya, sahabat-sahabatnya serta seluruh umatnya yng sholeh dan sholeah

Bapak ibu juri dan hadirin yang saya hormati

Sebelumnya perkenankan saya berdiri di hadapan bapak ibu saudara untuk memberikan orasi dalam rangka perlombaan orasi tingkat SLTA di kampus …. Yang megah ini. Dan pada kesempatan berbahagia ini saya akan memberikan orasi berjudul” Pemanasan Global”

Bapak ibu Juri dan hadirin yang saya hormati..

Pada saat kita semua pasti sudah tahu tentang permasalahan penting yang sedang melanda kehidupan bumi kita tercinta ini. Permasalah penting tersebut adalah terjadinya pemanasan global di bumi kita.

Tapi apakah bapak ibu dan hadirin paham serta mengerti apa itu sebenarnya pemanasan global itu.

Secara umum pemanasa global atau global farming dapat diartikan kejadian peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi yang di akibatkan oleh aneka gas yang dibuang dari aktivitas manusia. Jadi. Terus apakah kita tahu penyebabnya….. mungkin apa yang kita lakukan merupakan salah penyebab terjadinya pemanasan global walaupun kita tidak menyadarinya. Contohnya: pengunaan bahan bakar dari fosil yang tidak ramah lingkungan, terus pembakaran sampah yang tidak terkendali, kemudian penebangan hutan yang tidak terkendali serta penyebab-peyebab lainnya.

Kemudian kalau kita bertanya apakah yang dampak atau akibat dari terjadinya pemanasan gobal?

Jawabannya adalah Dampak terjadinya pemanasan global sangat banyak dan sangat mempengaruhi tatanan kehidupan planet kita. Contoh yang sudah terasa mulai dari sekarang adalah cuaca lingkungan kita yang semakin panas dibandingkan 5 atau 10 tahun yang lalu, kemudian terjadinya beberapa fenomena alam yang tidak rasional dengan teori keilmuan. Misalnya banjir bandang yang merajalela dimana-mana, angin putting beliung, semburan gas, dan curah hujan yang sangat tinggi pada saat yang seharusnya bukan musim penghujan.

Dan dampak kedepannya apabila pemanasan global semakin tidak terkendali bukan mustahin seluruh dunia akan tertutup oleh air yang diakibatkan melelehnya es di kutup utara dan selatan yang meyebabkan ketinggian air laut meninggkat tajam.

Kita harus menyadari bahwa ini merupakan tanda alam yang menunjukan planet yang kita cintai sedang mengalami proses kerusakan yang menuju kearah kehancuran.

Sungguh ssesuatu hal yang tidak sanggup kita bayangkan sebelumnya..

Bapak ibu juru dan hadirin yang saya hormati..

Mulai sekarang marilah kita berbuat sesuatu walaupun kecil tapi ikut berperan dalam usaha penyelamatn dunia dari pemanasan gobal.a amisalnya dengan mengendalikan polusiudara dari asal kendaraan, pembakaran sampab, menghijaukan kembali hutan yang gundan dan lain-lainnya. Serta kita selalu berdoa kepada Alloh Swt agar alam yang kita tempati masih mau bersahabat dengan kita.

Bapak ibu juru dan hadirin yang berbahagia

Cukup sekian orasi dari saya maohan maaf bila ada salah kata. Di akhiri 3 kata yang harus kita dtanam dalam dada yaitu “ selamatkan bumi kita “ wassalamualaikum wr.wb

Pidato 1

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
First of all, let us praise to the Almighty Allah SWT, because of His Blessing we are
able to attend this English speech contest. Secondly, may peace be upon the prophet
Muhammad Saw who has guided us from the darkness into the brightness.
I would also like to say many thanks to the juries and MC who have given me
opportunity to deliver an English speech in front of you all.
Ladies and Gentlemen…
The topic of my speech is “How to Face Globalization Era”.
As we all know, nowadays our world is in globalization era. We often hear it.
Globalization is the process of transformation of local or regional phenomena into
global or international phenomena. This process is a combination of economic,
technological, sociocultural and political forces. In other words, every country in this
world can influence other countries.
Because of globalization, this world which consists of many countries is like “a global
village”. This term refers to the fact that people are considered to live in this planet
without borders, without limitation. People are able to access any kinds of
information easily. There is no difficulty to communicate, there is no barrier to
interact with other people from all over the world.
Brothers and sisters…
Globalization has various aspects which affect the world, such as: in industry,
finance, economy, politics, technology, and socio-culture. If our country wants to
survive in this globalization era, we must be smart people. We should take all of the
positive effects of globalization and we should not take the negative effects. For
example: we need to adopt and learn high technology from developed country in
order to develop our country. On the contrary, we must not imitate bad attitudes or
behaviors from other countries like free sex and drugs abuse.
Brothers and sisters…

It is a fact that there are many challenges in globalization era. It cannot be denied
that globalization is related with competition and the ability to survive. The question
is: what should we do in order to face the globalization era?
The first one is, build up and strengthen good characters based on the religion. If we
are Moslem, the guide of our lives is Islam. Second, we must master technology in
order to develop our country. The last, always be ready to face any kinds of change
and competition by preparing and upgrading our skills.
Ladies and Gentlemen…
Brothers and Sisters…
That’s all my speech. Hopefully, it will be useful for all of us. Thank you very much
for your attention.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Wednesday, February 25, 2009

Kisi-kisi Uan Bahasa Indonesia SMA


LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
Nomor 77 Tahun 2008 Tanggal 5 Desember 2008
Tentang
Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2008/2009

BAHASA INDONESIA SMA/MA (PROGRAM IPA/APS/KEAGAMAAN)

Standar Kompetensi : Membaca
Kemampuan Yang Diuji
Memahami secara kritis berbagai jenis wacana tulis teks nonsastra berbentuk grafik, tabel, artikel, tajuk rencana, karya ilmiah, teks pidato, berbagai jenis paragraf, (naratif, Deskriptif, argumentatif, persuasif, dan eksposisi), serta teks sastra berbentuk puisi, hikayat, cerpen, drama, novel, biografi, karya sastra berbagai angkatan dan sastra Melayu Klasik
- Menentukan isi dan bagian bagian paragraf suatu artikel.
- Menentukan unsur paragraf
- Menentukan isi paragraf, simpulan paragraf, dan arti istilah/kata dalam paragraf
- Menentukan opini dalam tajuk rencana
- Menentukan isi grafik, diagram, atau tabel
- Menentukan unsur intrinsik dan isi hikayat sastra Melayu Klasik
- Menentukan unsur intrinsik cerpen
- Menentukan unsur intrinsik novel
- Menentukan masalah yang diungkapkan dan amanat dalam drama
- Menentukan maksud gurindam
- Menentukan unsur intrinsik puisi
- Menetukan isi kuitpan esai
-
Standar Komptensi :Menulis
Menulis, menyunting dan meng-gunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, gagasan, perasaan dan informasi dalam bentuk teks naratif, deskriptif, eksposisi, argumentatif, teks pidato, artikel/esai, proposal, surat dinas, surat dagang, rangkuman, ringkasan natulen, laporan, resensi, karya ilmiah dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, drama, novel, kritik, dan esai dengan mempertimbangkan kesesuaian isi dengan konteks kepadanan, ketepatan struktur, ejaan, pilihan kata dan penggunaan bahasa.
- Menentukan kata penghubung yang tepat untuk melengkapi paragraf
- Menentukan kata serapan untuk melengkapi paragraf
- Melengkapi paragraf dengan kata baku
- Melengkapi paragraf dengan kata berimbuhan
- Melengkapi paragraf deskripsi dengan frasa yang sesuai
- Melengkapi paragraf dengan analogi
- Memperbaiki kalimat simpulan generalisasi
- Melengkapi paragraf sebab akibat
- Melengkapi silogisme dengan kalimat yang tepat
- Melengkapi paragraf narasi
- Menyusun kalimat acak menjadi paragraf
- Melengkapi teks pidato dengan kalimat persuasif
- Menentukan kalimat latar belakang karya tulis
- Menmperbaiki kalimat yang mengandung kata kias dalam karya tulis
- Menentukan perbaikan kalimat rancu dalam karya tulis
- Menentukan penulisan judul karya tulis yang tepat
- Menentukan kalimat yang sesuai dengan konteks surat (isi dan bagian struktur) dan penulisan surat lamaran pekerjaan
- Menentukan kalimat resensi
- Melengkapi puisi dengan larik bermajas
- Melengkapi dialog drama dengan peribahasa
- Menentukan kalimat kritik sastra


Antara Pengabdian, Tanggungjawab dan Kesejahteraan




Pengabdian adalah proses, cara, perbuatan untuk berbakti. Pengabdian identik dilakukan oleh seorang abdi atau bawahan kepada atasan secara tulus dan tanpa pamrih. Itulah mungkin salah satu gambaran dedikasi para guru bantu honor. Dengan semangat pengabdian pada Negara yang dicintainya menjadikan mereka salah satu ujung tombak bangsa dalam mewujudkan cita-cita luhur yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Guru honor sebagai salah satu komponen yang langsung berhubungan dengan objek pendidikan atau siswa, jadi bisa dikatakan cukup berat tanggungjawabnya. Para guru honor harus semaksimal mungkin mengeksplorasi kemampuannya untuk mengimplementasikan program-program pemerintah yang sekarang sedang berusaha meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Beban mengajar yang secara kuantitas meningkat merupakan konseksuensi dari beberapa kebijaksaan pemerintah yang harus dilakukan dengn penuh tanggungjawab.
Akan tetapi dengan tanggungjawab yang sedemikian besar sangat berbanding terbalik dengan hasil jerih payah yang dapat mereka nikmati bila disejajarkan dengan rekan sesama pengajar ”berpelat merah” yang notabene mempunyai tanggung jawab yang hampir sama. Hasil honor mengajar mereka dari mengajar sebulan mungkin hanya dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka selama 1-2 minggu lamanya. Belum lagi tambah biaya berobat bilamana suatu saat mereka jatuh sakit.
Akan tetapi dengan semangat pengabdian yang tulus, kita berharap semuan keadan itu bukan menjadikan suatu kendala atau hambatan. Tapi jadikan semua itu menjadi suatu tantangan yang harus di taklukkan. Sesuai dengan hakekat pengabadian para guru honor, cita-cita menjadi Pegawai Negeri Sipil jangan sampai dijadikan titik klimak alur pengabdian mereka pada dunia pendidikan. Tetapi jadikan cita-cita itu sebagai spirit dan motivasi tujuan luhur sebenarnya yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat. Hendaknya guru honor cepat tanggap akan perubahan sekarang dan peka terhadap kemungkinan perubahan masa nanti dan selalu mempunyai kemauan untuk belajar untuk meningkatkan kemampuan dan senantiasa diiringi ketekunan mengasah diri untuk meningkatkan kualitas profesinya sebagai salah satu ujung tombak dunia pendidikan Indonesia.
Walau dengan jaminan kesejahteraan yang minim hendaknya guru honor selalu berpegang teguh terhadap hakekatnya sebagai pengajar terhadap tujuan dan dedikasinya terhadap dunia pendidikan. Guru honor harus belajar bersikap kreatif, inovatif sehingga dalam melakukan perannya sebagai sarana tranformasi ilmu, para anak didik dapat benar-benar mendapt ilmu yang benar-benar baik, benar dan betul sehingga pada akhirnya anak didik dapat mengimimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan segala keterbatasan para guru honor selalu berharap untuk dapat menjadi salah satu pembimbing para generasi calon pembangun negeri dengan tidak lupa selalu bermimpi, seandainya para gunur honor ygndengan dedikasi yang tinggi telah berpuluh-puluh tahun mengabdi dapat tersenyum bahagia setelah ada harapn jaminan hari tua mereka. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghagai jasa-jasa para pahlawannya. Walaupun itu adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Tuesday, January 13, 2009

SMA BBI PAMEUNGPEUK BANDUNG

Di tengah hiruk pikuknya persaingan lembaga pendidikan formal, SMA BBI PAMEUNGPEUK terus bertahan untuk memberikan sumbangsihnya pada dunia pendidikan nasional umumnya atau daerah sekitar khususnya.
Dengan sarana dan prasarana terbatas SMA BBI PAMEUNGPEUK berusaha mengembangkan diri sebagai lembaga pendidikan formal sebagai sekolah yang mampu menciptakan lulusan-lulusan yang mampu bersaing dalam kompetisi ilmu pengetahuan dan menjunjung tinggi keimanan dan ketakwaan.

Friday, September 26, 2008

Tuesday, September 23, 2008

Menjadi guru yang baik

Guru yang baik bukan hanya pintar otaknya tapi juga lembut hatinya...